(Doc-Istimewa)
Karawang, bukaberita.co.id – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Setwan DPRD) Karawang menorehkan prestasi gemilang dalam pengelolaan keuangan negara. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) secara resmi memberikan Penghargaan Zero Finding (Nol Temuan) kepada Sekretariat DPRD Karawang. Hal tersebut atas Akuntabilitas dan Transparansi Keuangan Tahun Anggaran 2025. Penghargaan tertinggi ini diberikan setelah BPK RI menuntaskan rangkaian pemeriksaan menyeluruh pada Mei 2026.
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Karawang, dr. Dwi Susilo, SH., MH., menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari komitmen. Di mana, komitmen mendalam dari seluruh jajaran tersebut merupakam usaha dalam menjaga integritas birokrasi.
“Penghargaan Zero Finding ini dianugerahkan kepada Sekretariat DPRD karena memiliki integritas. Serta, komitmen luar biasa dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Capaian ini patut menjadi contoh bagi dinas dan instansi lainnya di lingkungan Pemkab Karawang,” ujar Dwi Susilo, Senin (18/5/2026).
Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI 2026, Sekretariat DPRD Karawang juga berhasil menyapu bersih catatan keliru dengan predikat Zero Finding. Menurut Dwi, prestasi ini tidak datang begitu saja. Melainkan, hasil dari sinergitas yang kuat antara pihak Sekretariat dengan unsur Pimpinan serta seluruh Anggota DPRD Karawang.
“Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari integritas, kerja keras, dan juga sinergi seluruh jajaran Sekretariat DPRD, dalam mengelola anggaran negara secara tepat guna. Kami memastikan semuanya patuh terhadap peraturan perundang-undangan. Serta, bebas dari salah saji material,” tambahnya.
Keberhasilan meraih predikat tanpa temuan dari BPK ini pihaknya harap mampu menjadi standar baru dalam pelayanan publik dan administrasi di Karawang. Pihak Setwan juga berkomitmen untuk terus menjaga performa terbaik ini di tahun-tahun mendatang.
“Semoga prestasi ini terus bertahan dan menjadi inspirasi bagi peningkatan kinerja pelayanan. Serta, kedewasaan dalam membangun birokrasi yang bersih dan berintegritas di masa depan,” pungkasnya.
