(Doc-Fakta Indo)
Jakarta, bukaberita.co.id – Sebuah video yang memperlihatkan pengalaman kurang menyenangkan di sebuah klinik viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh seorang perempuan yang menceritakan kejadian saat membawa neneknya yang mengalami sesak napas berat untuk mendapatkan penanganan medis.
Dalam unggahannya, perempuan tersebut menilai pelayanan yang diterima tidak sigap. Ia mengungkapkan bahwa petugas pendaftaran terlihat santai bahkan bermain game di ponsel, saat kondisi pasien seharusnya membutuhkan penanganan segera.
“Yang videoin aku ya guys dan itu nenek aku. Nenek aku udah sesak napas banget sebenernya itu, harusnya langsung ditanganin nah dia tuh malah suruh daftar dulu, mungkin iya SOP seperti itu, tapi kan ga harus santai dan sambil game gitu,” tulisnya di sosial media.
Selain itu, ia juga mengaku sempat diberitahu bahwa alat uap atau nebulizer di klinik tersebut sedang tidak tersedia. Namun, saat pihak keluarga bersiap meninggalkan lokasi, alat tersebut justru disebut ditemukan dalam kondisi terselip.
Tak hanya soal alat medis, perempuan itu juga menyoroti cara pemberian obat yang dinilai tidak sesuai standar. Obat yang diterima tidak dikemas menggunakan plastik klip, melainkan langsung diberi tulisan aturan pakai di permukaannya. Peristiwa ini pun menuai perhatian warganet dan memicu sorotan terhadap kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan, khususnya dalam menangani pasien dengan kondisi darurat.
