(Doc-Istimewa)
Jakarta, bukaberita.co.id – DPRD Jakarta menyepakati alokasi subsidi sebesar Rp4,8 triliun untuk mendukung operasional Transjakarta sebagai bentuk pengembalian layanan kepada masyarakat dari penerimaan pajak daerah.
“Ini hampir 6%, 5,99% dari anggaran APBD kita, kita berikan kepada Transjakarta. Hal ini bentuk imbal balik layanan Pemda kepada masyarakat Jakarta yang telah memberikan pajaknya,” ujar Ketua DPRD Jakarta Khoirudin.
Ia menyebut, penerimaan pajak daerah mencapai lebih dari Rp50 triliun dari 13 jenis pajak, yang kemudian dikembalikan dalam bentuk layanan publik seperti transportasi.
“Dari 13 jenis pajak, hampir Rp 50 triliun lebih buat pemerintah dan kita berikan kita balikkan dalam bentuk layanan transportasi,” ucap dia.
Di sisi lain, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa cakupan layanan Transjakarta kini telah menjangkau 92,5 persen wilayah Jakarta, dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 1,4 juta orang per hari.
“Sekarang sudah melayani cakupan Jakarta 92,5%. Dan setiap hari Transjakarta sudah mengangkut penumpang kurang lebih 1,4 juta per hari,” kata Pramono.
Menurutnya, peran Transjakarta sangat signifikan dalam menunjang mobilitas warga sekaligus memberikan dampak ekonomi yang besar.
“Transjakarta telah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi transportasi di Jakarta,” ujarnya.
Berdasarkan perhitungan pemerintah, setiap investasi Rp1 triliun di sektor ini mampu menghasilkan dampak ekonomi hingga Rp3,2 triliun, dengan total kontribusi yang telah mencapai Rp73,8 triliun.
Selain itu, infrastruktur Transjakarta disebut menempati posisi ke-17 di dunia dan peringkat kedua di ASEAN setelah Singapura. Kebijakan subsidi ini juga diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran masyarakat, terutama pada sektor transportasi.
