(Doc-Istimewa)
Korea Utara, bukaberita.co.id – Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, memantau langsung uji coba peluncuran rudal jelajah dari kapal perusak terbaru negaranya, Choe Hyon, yang digelar pada Rabu (4/3/2026).
Selain mengawasi peluncuran rudal, Kim juga menaiki kapal perang berbobot sekitar 5.000 ton tersebut untuk menjalani uji navigasi.
Kapal perusak Choe Hyon disebut mampu membawa puluhan rudal, termasuk jenis senjata yang dapat dilengkapi dengan hulu ledak nuklir. Kemampuan ini menunjukkan peningkatan kekuatan militer Korea Utara.
Sejumlah pengamat militer juga memperhatikan adanya peta di meja Kim saat berada di atas kapal. Peta tersebut diduga menampilkan pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah Pasifik.
Walaupun telah lama berada di bawah embargo internasional, Korea Utara tetap mampu mengembangkan berbagai industri secara mandiri.
Negara tersebut diketahui memproduksi berbagai produk, mulai dari kendaraan seperti mobil dan truk, hingga alat pertahanan seperti kapal perang dan senjata nuklir. Selain itu, Korea Utara juga mengembangkan perangkat elektronik seperti ponsel, laptop, tablet, serta sistem operasi buatan sendiri untuk penggunaan domestik.
Kemandirian dalam pengembangan industri dan teknologi militer membuat Korea Utara memiliki kekuatan strategis yang cukup besar, sehingga negara tersebut jarang mendapat tekanan langsung dari negara lain.
