(Doc-Istimewa)
Cikampek, bukaberita.co.id – Kondisi Jembatan Karanggelam di wilayah Dawuan Tengah, Cikampek, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan warga setelah debit air aliran kali di kawasan tersebut mulai surut. Bekas luapan banjir masih tampak jelas, namun perhatian utama tertuju pada struktur jembatan yang dinilai tidak lagi aman dilalui.
Berdasarkan laporan dan rekaman yang disampaikan warga, jembatan tersebut mengalami perubahan bentuk akibat terjangan banjir. Struktur jembatan terlihat melengkung, sementara pagar pembatas di sisi jembatan dilaporkan telah rusak parah.
“Info min, ini jembatan kondisinya sangat bahaya udah melengkung min, trus pagar pembatas nya juga udah tinggal besi nya,” ucap seorang warga yang melaporkan kondisi tersebut.
Warga pun berharap agar pihak terkait segera mengambil tindakan sebelum terjadi kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan.
“Mohon dibantu min agar segera di perbaiki, bahaya soalnya,” tambahnya.
Selain kondisi jembatan, bekas ketinggian air banjir juga terlihat jelas pada bangunan rel perlintasan kereta api yang berada tidak jauh dari lokasi. Diperkirakan, saat banjir terjadi, ketinggian air mencapai sekitar 1 hingga 2 meter dari kondisi normal.
Pantauan di sekitar area jembatan juga menunjukkan adanya tumpukan sampah yang terbawa arus banjir. Sampah tersebut terdiri dari plastik bekas, kayu, serta ranting pohon yang kini mengendap di pinggiran aliran kali.
Pagi ini, tim ckpinfo.com telah berupaya mengonfirmasi kondisi tersebut kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang, Rusman Kusnandi, terkait kemungkinan adanya perbaikan atau pembangunan ulang jembatan. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan Jembatan Karanggelam, mengingat kondisi jembatan yang dinilai rawan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
