Minggu, Maret 29, 2026
BerandaDAERAHForkopimcam Tegalwaru Gelar Rapat Santai dan Pemberhentian Penambangan di Desa Wargasetra

Forkopimcam Tegalwaru Gelar Rapat Santai dan Pemberhentian Penambangan di Desa Wargasetra

 

Karawang, bukaberita.co.id.- Pada. Sabtu (27/12) pagi tadi, Unsur-unsur Pimpinan Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang menggelar rapat santai di depan Mako Polsek Tegalwaru bahas viralnya galian batu di wilayah Desa Wargasetra.

Hadir dalam kesempatan itu, hadir camat Tegalwaru, Bunawan. Kapolsek Tegalwaru, Iptu. Ata, SH, Danpos Ramil Tegalwaru, Peltu. Munir, Kasi Trantib Kecamatan Tegalwaru,Kiki Baehaki, Kepala desa Wargasetra Dadan juga masyarakat Kecamatan Tegalwaru saudara Bima dan Perwakilan Menlatpur dan jajaran Polsek Tegalwaru.

Pada kesempatan itu, Camat Tegalwaru Bunawan mengatakan giat ngobrol santai itu menegaskan bahwa Forkopimcam tetap konsisten memberhentikan pertambangan yang diduga belum kantongi izin.

Ditegaskan Camat bahwa kegiatan ngobrol santai itu mencari solusi nyata agar penambangan berhenti total.

“Alhamdulillah, ke depan penambangan bisa berhenti dan semua bisa bersinergi, ” terang Camat.

Terpisah, ditegaskan Kapolsek Tegalwaru, Iptu Ata, SH. Bahwa dengan mengedepankan musyawarah sehingga mufakat menjadi sarana penting bahas penambangan yang sekarang sudah di berhentikan.

“Alhamdulillah, hari ini semua pihak sepakat bahwa penambangan bisa berhenti, dan memang pelaksanaan penambangan itu sudah berhenti lama, ” terang Kapolsek.

“Hanya saja, beberapa warga masih ngambil batu karena sisa sisa nya saja, ” tutupnya.

Kapolsek pun menegaskan, jika rapat musyawarah itu pun bisa berlangsung dengan baik.

“Semua pihak sepakat untuk tidak lagi melanjutkan penambangan batu belah itu, ” Pungkasnya.

Sementara untuk memastikan aktivitas penambangan itu berhenti, akhirnya seluruh forkopimcam Tegalwaru pun melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi penambangan yang berada di Desa Wargasetra.

Dan semua aktivitas penambangan pun sudah berhenti. Bahkan sudah tiga hari aktivitas sudah tidak berjalan.

Perlu diketahui, bahwa permohonan batu belah tersebut untuk kebutuhan raw material pembangunan jalan rusak ke arah Menlatpur Kostrad Sanggabuana, Karawang.

Karena jalan menuju ke arah Mako Menlatpur alami kerusakan akibat bahu jalan tergerus sungai Cigeuntis.

Bahkan nyaris, keberadaan jalan itu, bukan saja untuk kepentingan pelatihan tentara, namun masyarakat seperti petani gunakan jalan tersebut sehari-hari.

Sementara, ketersediaan material sangat urgensi dan di lokasi tersebutlah ketersediaan batu ada.

Dan kegiatan penambangan untuk kebutuhan perbaikan jalan menuju ke Menlatpur Kostrad Sanggabuana Karawang di Kampung Parakan badak Desa Mekarbuana pun sudah berhenti. (Faizal) 

 

 

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments